Selasa, 04 Oktober 2011

Dzikir #4

Perempuan setengah baya itu terlihat anggun dalam mataku. Liuk tubuhnya sedang menyemai serupa main bilyar dengan memegang garpu besar ketentraman. Lapang kekuningan panen raya, slide kain jarik dibahunya sesekali digunakan mengusap keringat dan membatasi cahaya yang kadung terang. Dikepalanya bersemayam lingkar kain memadat menyunggi ribuan tangkai padi terikat, sesekali. Ku lihat ia begitu menikmati peluh dengan telanjang dada, ditanah yang memadat serupa menyusu, merengkuh anak-anak alam yang tercecer diujung ruang tak berpintu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar